Yayasan Talenta Pelangi Bangsa menghadirkan St. Johannes Berchmans School (JBS) sebagai sekolah inklusif dan berstandar internasional di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2). Memasuki tahun ketiga, JBS mengusung pendidikan holistik berbasis nilai Ignasian dengan perpaduan Kurikulum Cambridge dan Merdeka.
Ketua Yayasan Talenta Pelangi Bangsa Gregorius Sutikno menegaskan pengelolaan pendidikan dari TK hingga SMA selalu diarahkan agar sejalan dengan visi, misi, dan nilai yayasan.
Fokus utamanya adalah menempatkan kepentingan peserta didik sebagai pusat perhatian, sehingga kualitas pembelajaran tetap konsisten dan berorientasi pada kebutuhan siswa.
“Kami ingin memastikan St. Johannes Berchmans School tumbuh sebagai lembaga pendidikan yang berintegritas, berkarakter, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Gregorius Sutikno dalam keterangan tertulis.
Sebagai sekolah Katolik pertama dan terbesar di kawasan PIK 2, JBS berdiri di atas fondasi nilai Ignasian yang kuat. Semangat Magis, dorongan untuk selalu melakukan yang terbaik demi kebaikan bersama, serta cura personalis atau perhatian pada perkembangan pribadi secara utuh, menjadi roh dalam setiap proses belajar dan interaksi di sekolah.
Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara keunggulan akademik dan pembentukan karakter, menjadikannya tujuan utama pendidikan di JBS. Dengan demikian, siswa tidak hanya dikejar prestasi akademis, tetapi juga diarahkan pada pengembangan diri yang holistik.
Nilai-nilai REACH (Respect, Empathy, Acceptance, Compassion, dan Honesty) diintegrasikan secara nyata dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Hal ini memastikan bahwa pendidikan di JBS membentuk generasi yang unggul sekaligus berkarakter.
Melalui pendekatan tersebut, JBS berupaya membentuk generasi yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, integritas moral, dan kepekaan terhadap sesama, sejalan dengan semangat pendidikan Katolik yang relevan dengan tantangan zaman.
Dalam bidang akademik, JBS mengimplementasikan Kurikulum Cambridge dan Merdeka untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi global, serta kesiapan siswa menghadapi studi dan dunia kerja internasional.
Komitmen terhadap inklusivitas juga menjadi pilar visi sekolah. Yayasan Talenta Pelangi Bangsa memaknainya sebagai keterbukaan terhadap beragam latar belakang sosial, ekonomi, dan kemampuan siswa, yang diwujudkan melalui program beasiswa bagi peserta didik berbakat yang membutuhkan dukungan finansial.
Pendekatan holistik di JBS mencakup pengembangan akademik, emosional, spiritual, sosial, serta kepedulian lingkungan. Sekolah juga aktif melibatkan siswa dalam kegiatan sosial untuk menumbuhkan empati, solidaritas, dan tanggung jawab sejak dini.
Seiring dinamika zaman, St. Johannes Berchmans School juga mengintegrasikan digitalisasi dalam proses pembelajaran serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan, guna memperkuat kualitas dan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.